Di tahun 2025, aktivitas digital sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Dari belanja online, kuliah daring, kerja remote, hingga transaksi keuangan β semuanya dilakukan lewat internet. Tapi seiring meningkatnya penggunaan digital, risiko kejahatan siber (cybercrime) juga makin tinggi.
Sayangnya, masih banyak pengguna β terutama pelajar dan mahasiswa β yang belum sadar akan pentingnya menjaga keamanan data dan identitas digital mereka. Padahal, cukup satu klik di link phishing atau satu password yang lemah, bisa berakibat fatal: akun diretas, data pribadi bocor, bahkan identitas dicuri.
Berikut ini TeknoKita.web.id akan membahas 5 kebiasaan digital aman yang wajib diterapkan mulai sekarang agar kamu tetap nyaman dan terlindungi di era serba online ini.
1. πͺ Gunakan Password yang Kuat & Berbeda untuk Setiap Akun
Masih pakai password seperti 123456, qwerty, atau namakamu123? Hati-hati, itu seperti ngasih kunci rumah ke maling.
Tips membuat password yang kuat:
- Kombinasi huruf besar + kecil + angka + simbol
- Minimal 12 karakter
- Gunakan passphrase (kalimat pendek acak) agar mudah diingat
- Gunakan password manager seperti Bitwarden, 1Password, atau LastPass
2. π‘ Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA)
2FA atau verifikasi dua langkah adalah fitur keamanan tambahan yang membuat akunmu tetap aman meskipun password bocor. Biasanya berupa kode OTP ke SMS/email atau aplikasi autentikator.
Gunakan aplikasi seperti:
- Google Authenticator
- Microsoft Authenticator
- Authy
Aktifkan 2FA di akun penting seperti: Gmail, Instagram, WhatsApp, Google Drive, dan internet banking.
3. β οΈ Waspada Phishing & Link Palsu
Phishing adalah upaya penipuan online dengan menyamar jadi pihak terpercaya. Modusnya banyak: kirim email palsu, chat “undangan kerja”, link ke “promo iPhone”, dan lainnya.
Tips mengenali phishing:
- Alamat email mencurigakan atau typo
- Link yang panjang dan aneh (contoh:
bit.ly/gratishp-abc123) - Permintaan data pribadi mendadak
- Terlalu bagus untuk jadi kenyataan
Jangan sembarangan klik tautan, terutama yang dikirim via email/spam chat!
4. π Jaga Privasi di Media Sosial
Kamu mungkin merasa nyaman berbagi momen di Instagram atau TikTok, tapi jangan lupa: data yang kamu bagikan bisa dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab.
Tips aman bermedia sosial:
- Jangan unggah dokumen pribadi (KTP, tiket, boarding pass)
- Sembunyikan email/nomor HP dari profil publik
- Gunakan pengaturan privasi (private account, limit siapa yang bisa tag, dsb)
- Hati-hati dengan akun palsu dan permintaan pertemanan aneh
5. π² Update Sistem & Aplikasi Secara Berkala
Pembaruan sistem bukan cuma soal fitur baru, tapi juga tambalan keamanan (security patch). Banyak malware menargetkan perangkat yang belum diperbarui.
Lakukan secara rutin:
- Update sistem operasi (Android/iOS/Windows/macOS)
- Update browser dan antivirus
- Update aplikasi penting seperti e-wallet, banking, dan email
Dengan sistem yang selalu ter-update, kamu terhindar dari celah keamanan lama yang sering dieksploitasi hacker.
β¨ Bonus: Rekomendasi Aplikasi Edukasi Keamanan Digital
- Google Interland (Be Internet Awesome) β game edukatif untuk anak-anak & pelajar
- Kaspersky Safe Kids β kontrol keamanan online keluarga
- Cybersecurity Lab β NOVA PBS β simulasi cara kerja hacker & cara mencegahnya
β Kesimpulan
Di tahun 2025, menjadi pengguna digital yang cerdas bukan lagi pilihan β tapi keharusan. Dengan menerapkan kebiasaan digital aman, kamu melindungi dirimu sendiri dan orang-orang di sekitarmu dari ancaman dunia maya.
Ingat: keamanan digital adalah investasi jangka panjang. Jadi, yuk mulai sekarang, ubah kebiasaan kecilmu untuk masa depan yang lebih aman dan nyaman!





